Arisan Keluarga....yang ibu ibu ngumpul di ruang tengah sedangkan bapak bapak di ruang tamu.Bapak bapak membicarakan soal politik dan ibu ibu....soal barang atau kebutuhan rumah tangga.Nah kalu ngomong soal matre aku harus pasang muka tembok karena diantara semua rumah anggota arisan itu rumah kamilah yang paling jelek dari sisi desain maupun interiornya.Peralatannya sudah gak up to date lagi alias kuno.
Kursi tamu sudah seusia anak sulungku Ayi ( 19 thn )begitu juga kursi makan kami bahkan beberapa kakinya sudah dimakan rayap.Tapi seperti biasanya aku sudah terbiasa kebal terhadap hal yang demikian.Maksudku hal tersebut tidak membuatku minder sedikitpun.Pernah ada teman pengusaha furniture menawarkan barang barang tersebut dengan harga miring untuk seorang sahabat.Mungkin dia tak sampai hati melihat betapa bututnya barang barang yang ada dirumahku.Tentu saja kutolak ketika melihat betapa mewahya barang yang ditawarkannya."Wah...gak sesuai sama rumahya " kataku ketika dia menawarkan kursi tamu yang menurutku "norak"."Yang ini lagi ngetrend Yus "katanya."gak lah"aku menolak halus.Terus dia menawarkan satu set kursi makan yang katanya juga mewah."Waduh....kursi makan ini gak sesuai sama lauknya"kataku."Kami lauknya ikan asin dan sayur darat,ha...ha...ha....IItulah alasanku menolak tawarannya.
Sebenarnya untuk apa sih peralatan mewah tersebut ? Siapakah tamu penting yang harus duduk dikursi tersebut ?Toh mewah atau tidak tetaplah kursi yang akan diduduki oleh setiap tamu tanpa memandang status tamu tersebut.Siapakah tamu penting yang harus kujamu dengan kursi makan yang mewah ?Jika aku mengundang makan teman atau sahabat mereka takkan memperhatikan kursinya lagi tetapi makanan apa yang ada diatas meja.Bahkan kalau mengundang 40 orang kita takkan lagi memerlukan kursi tamu dan kursi makan.Semuanya kita singkirkan.Kita hanya perlu karpet atau tikar.Pernah kejadian temanku terkilir memindahkan kursi tamu jatinya ketika ada hajatan dirumahnya.Nah.....
Lantas kembali kearisan keluarga tadi.....topik kali ini adalah listrik mereka yang sering jatuh alias kelebihan beban.Olala....rupanya mereka semua punya AC.Pasti mereka lucu melihat 'fan' atau kipas angin diatas kepala mereka diruang tamu kami.Pernah dulu aku ingin punya AC di kamar tidur kami.Karena memang aku susah tidur kalau cuaca panas.Papanya anak anak mengizinkan.Namun setelah kupikir pikir sangat naif sekali kalau ada AC di kamar tidurku.Masalahnya gak ada AC aja aku 'susah' untuk bangun malam apalagi ada AC nya.Wah...wah....gawat.Teringat Rasulullah saw tidur dengan alas pelepah kurma.Pelepah kurma itu punya duri,sehingga bila beliau terbangun kelihatan bekas pelepah kurma tersebut dipunggungnya.Sementara aku sudah tidur di kasur empuk ...di buai AC lagi.Astagfirullahalazim.....!AC dibatalkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar